9 tipe Kesalahan logika dan bernalar

1. Penalaran sirkuler / Memohon pertanyaan

Cth 1 :
Apakah tuhan ada?
Ya
Bagaimana anda tahu?
Dari Qur’an
Mengapa anda merasa Qur’an benar?
Karena dari Tuhan.
Dalam kesalahan ini, pernyataan Qur’an bahwa tuhan ada, menjadi benar dari kesimpulan yang dituju, keberadaan tuhan yang mewahyukan Al Qur’an.
Cth 2 :
Apakah hidup sesudah mati ada?
Tidak.
Bagaimana anda tahu?
Karena setelah mati otak dan tubuh hancur.
Mengapa anda merasa bila otak dan tubuh hancur berarti hidup sesudah mati tidak ada?
Karena hidup sesudah mati tidak ada.
Meminta pertanyaan beranggapan telah ada jawaban dalam menyatakan masalah.
Cth 3 : Kita harus melaksanakan hukuman mati untuk meredam kejahatan. Tapi apakah tingkat kejahatan menurun setelah hukuman mati di berlakukan?
Cth 4 : Pasar saham runtuh kemarin karena aksi provit taking oleh investor. Tapi adakah bukti independen untuk peran profit taking sebagai penyebabnya?
Cth 5 :
Teis = Ateis adalah orang yang menolak keberadaan tuhan.
Ateis = Ateis adalah orang yang menyadari ketiadaan tuhan.
Netral = Ateis adalah orang yang tidak memiliki keyakinan adanya tuhan.

2. Dikotomi yang salah
cth 6 = Hanya ada dua pilihan, mati karena narkoba atau hidup sebagai orang beriman. (padahal 70% orang yang lepas dari narkoba berusaha sendiri, tanpa bantuan iman)
Cth 7 = Hanya ada dua pilihan, berevolusi atau diciptakan. Jadi karena teori evolusi salah, maka mahluk hidup pasti di ciptakan. (Menemukan sebuah masalah dalam satu teori itu tidak membuktikan kalau teori yang satunya benar. Contoh : Misal saya tanya pada A dan B, buah paa yang ada dalam tas ini? Petunjuknya buah itu tengahnya berbiji besar. A menjawab apel dan B menjawab ceri. apakah kalau saya bilang buah itu bukan apel lalu otomatis itu pasti ceri? Belum tentu. Bisa saja kedondong atau jambu.)
Cth 8 = Kita tidak dapat membiayai program memberi makan anak tidak mampu. Karena kita harus membuayai pemberantasan kejahatan di jalan.
Cth 9 = Bila kamu tidak mencintai negaramu, maka berarti engkau membencinya.
Cth 10 = Siapa yang tidak setuju dengan saya adalah musuh saya.
Cth 11 = Bila kamu tidak ambil bagian dalam solusi, engkau adalah bagian dari masalah.
Cara menghindarinya : Kreatif. Pikirkan berbagai cara dan penjelasan berbeda. Lalu uji secara sistematik untuk menyangkal satu demi satu alternatif.
3. Orang2an sawah
Cth 12 : Ilmuan menganggap kehidupan muncul begitu saja secara kebetulan (padahal ilmuan mengatakan alam menyelamatkan apa yang bekerja baik dan menyingkirkan yang tidak.)
Kesalahan ini menafsirkan ulang posisi lawan sehingga terdengar absurd, membuat posisinya terlihat sangat buruk, lalu menyerang pada penafsiran tersebut (bukan pernyataan asli dari lawan).
Cth 13 : Ateis tidak akan percaya tuhan ada sebelum melihat dengan mata kepalanya sendiri. (Padahal ateis mengatakan tidak akan percaya tuhan ada sebelum ada bukti nyata tentang keberadaan tuhan.)
4. Reductio ad absurdum
Cth 14 : Ateis tidak punya standar moralitas, apa yang membuat mereka tidak membunuh atau memperkosa? (Mengabaikan fakta bahwa ateis menganggap hidup di dunia ini adalah satu2nya kehidupan yang ada sehingga setiap orang harus memberikan manfaat, kebahagiaan atau kegembiraan pada sesama.)
Keterangan : Reductio ad absurdum mengkonstruksi skenario beruntun sehingga langkah awal sama sekali tidak bisa di ambil.
Cth 15 : Aborsi akan membawa pada eutanasia kemudian bunuh diri yang di izinkan lalu pada akhirnya pemurnian ras. (Faktanya dengan disahkannya aborsi, usia janin yang di aborsi semakin mengecil. Dengan penemuan obat2an seperti RU-486, usia aborsi rata2 turun menjadi satu minggu atau kurang dan mendekati nol. Tidak ada ibu yang tega mengaborsi janin yang usianya telah tua.)
5. Kebingungan antara penyebab dan korelasi keterkaitan, B terjadi setelah A, maka B disebabkan oleh A.
Kesalahan ini muncul dari pemikiran bahwa saar sesuatu terjadi setelah di dahului peristiwa sebelumnya, maka ia pasti memiliki hubungan sebab akibat.
cth 16 = Ibu yang menyusui anaknya akan mendapatkan anak yang cerdas (Bisa jadi yang cerdas disebvabkan oleh ibu yang memberikan lebih banyak perhatian apda sang anak dan kesuburan ibu)
Cth 17 = Anak yang menonton acara kekerasan di TV cenderung lebih kasar saat dewasa (Bisa jadi anak yang dari awalnya sudah kasar sehingga senang menonton acara kekerasan di TV)

6. Anekdot dianggap sains
Anekdot adalah cerita kesaksian untuk mendukung klaim. Tanpa bukti nyata atau pendukung lain ia bukanlah sains.
7. Bahasa ilmiah dianggap sains
Mendandani sebuah agama memakai bahasa dan istilah-istilah ilmiah, seperti karya Harun Yahya tidak berarti apa-apa tanpa bukti dan pengujian eksperimental.
8. Pernyataan murni di anggap benar.
Contoh:
Penciptaan Dianetika adalah titik tolak manusia yang sebanding dengan penemuan api dan lebih hebat dari penemuan roda dan busur.
(Ini tidak berarti membuktikan kalau dianetika itu benar).
Contoh lain:
Wilhelm Reich menyebut teori Orgonominya sebagai revolusi biologi dan psikologi yang sebanding dengan revolusi Kopernikus.
Contoh lainnya lagi adalah kutipan yang katanya berasal dari sesoerang padahal orang tersebut tidak pernah menulis/mengatakan demikian.
29. Penyangkalan sama dengan kebenaran.
Contoh:
Oktober 1957, agen-agen pemerintah AS pergi ke Orgone Institute Press di NY, mengambil semua buku, memasukkannya ke truk sampah, membawanya ke incinerator Vandevort street dan membakar buku-buku itu. Dr Reich, sang tertuduh, menolak mengakui bahwa pemerintah punya hak memberikan keputusan pada teori-teori ilmiah dan sebagai hasilnya, buku-buku Dr Reich di baker dan lab riset nya di hancurkan. Ia dipenjara dan meninggal karena serangan jantung beberapa bulan kemudian.
(Peristiwa ini tidak berarti membuktikan bahwa teori Reich adlah benar.)
9. Gosip disamakan dengan kenyataan
Gossip dapat mengakibatkan pengaruh besar pada individu, kelompok, bisnis dan perusahaan.

Para nabi, orang2 shizoprenia

Dalam kapita selekta kedokteran FKUI hal 196 dibahas tentang schizoprenia dengan sangat detil.

Schizoprenia adalah perubahan pribadi seseorang secara konsisten dan totalitas dimana ia mengalami manifestasi klinis paling tidak satu di antara ciri2 berikut:

  1. Pikirannya bergema berulang2 terus dalam kepala
  2. Perasaan kalau pikirannya diambil oleh kekuatan lain
  3. Perasaan kalau kekuatan lain yang hebat masuk dalam diri kita
  4. Isi pikiran tersebar keluar tanpa kendali
  5. Perasaan kalau dirinya dikendalikan oleh kekuatan asing yang lebih besar
  6. Perasaan kalau dirinya dipengaruhi oleh kekuatan asing yang lebih besar
  7. Perasaan kalau dirinya tidak berdaya atas kekuatan asing dari luar yang lebih besar
  8. Perasaan mengalami mukjizat
  9. Halusinasi adanya suara asing yang berkomentar pada perbuatannya
  10. Halusinasi suara sekelompok pikiran asing yang mendiskusikannya
  11. Halusinasi suara yang muncul dari anggota tubuhnya
  12. Halusinasi kalau ia mampu mengendalikan cuaca
  13. Merasa bercakap-cakap dengan alien

Dari 13 manifestasi klinis ini, 7 diantaranya adalah gejala yang di alami para nabi. Silakan saudara ambil contoh dari nabi yang paling anda kenal, anda akan temukan kalau ia mengalami:

  1. Perasaan mengalami mukjizat (Delusion of Perception)
  2. Halusinasi kalau ia mendengar suara dari apa yang ia sebut “Tuhan” dalam bentuk wahyu (Halusinasi Auditorik)
  3. Halusinasi adanya suara asing yang berkomentar pada perbuatannya, misalnya malaikat atau tuhan(Halusinasi Auditorik)
  4. Halusinasi adanya kekuatan besar yang mengendalikannya (Delusion of Control)
  5. Perasaan kalau pikiran kekuatan lain yang hebat masuk dalam diri kita (Thought Insertion)
  6. Perasaan kalau dirinya dipengaruhi oleh kekuatan asing yang lebih besar, misalnya Tuhan (Delusion of Influence)
  7. Merasa bercakap2 dengan malaikat, tuhan atau mahluk imajinatif lainnya.

Schizoprenia disebabkan oleh faktor genetika dan biologis. Misalkan kalau ayahnya schizophrenia, mungkin anaknya juga akan schizo (contoh Ibrahim dengan ishak atau Yusuf). Selain gangguan yang nyata pada system limbic, korteks frontal, dan basal ganglia di otak dalam bentuk pelebaran sulkus, fisura, serta ventrikel lateral III dan IV, perubahan asimetri hemisfer otak besar, dan gangguan densitas otak serta aktivitas dopamine otak yang berlebihan. Juga telah ditemukan kalau kadar 5 HIAA (5-hydroxyindoleacetic acid) dalam darah, urin dan cairan serebrospinal penderita schizo lebih rendah dari manusia normal.

Jadi coba pikirkan, apakah schizophrenia itu keajaiban atau bukan?

Apakah tuhan, malaikat dan mahluk ghaib itu ada, bukannya manifestasi dari gangguan syaraf dari orang yang merasakannya?

Apakah anda telah menjadi korban dari keyakinan buta terhadap ucapan2 seorang schizo dari masa lalu, yang dengannya anda tega membunuh, merusak, menghancurkan demi membela ucapan orang itu?

Apa jadinya kalau semua orang di dunia adalah schizo kecuali anda sendiri (walau ini hampir mustahil mengingat pribadi schizo tidak menguntungkan secara evolusioner)? Apakah anda dikatakan cacat mental atau dikatakan sebagai manusia normal yang harus di contoh?Apakah anda akan mengaku nabi yang mengetahui dunia nyata?

Btw, warning buat orang yang merasa akan bangkit dari kubur, ntar di padang masyhar anda dipastikan schizo, karena anggota tubuh anda akan berbicara melaporkan semua amal perbuatan kalian di hadapan tuhan.

Jiwa atau otak?

Pada dasarnya posisi kita dalam mengambil sikap atas keberadaan pikiran dan tubuh terbagi atas tiga kelompok:
1. Materialisme : Mengatakan kalau pikiran dan tubuh kedua2nya bersifat fisik.
2. Interaksionisme : Mengatakan kalau pikiran bersifat non fisik, sementara tubuh bersifat fisik, dan keduanya berhubungan sebab akibat.
3. Paralelisme : Mengatakan kalau pikiran bersifat non fisik, sementara tubuh bersifat fisik, namun keduanya tidak memiliki hubungan sebab akibat.
Theist biasanya memilih posisi 2 atau 3. Sementara atheist biasanya memilih posisi 1. Theist seringkali menyamakan posisi materialisme sama artinya dengan atheist, tapi sesungguhnya atheisme dan materialisme tidaklah ekivalen. Sebagai contoh kaum materialis dapat percaya adanya Tuhan dalam artian Tuhan tersebut berujud fisik. Materialis juga dapat percaya pada adanya hidup sesudah mati dalam artian manusia secara fisik beserta kualitas mentalnya dapat bangkit di masa depan. Kesamaan ateis dengan materialis adalah tidak percaya pada adanya Tuhan yang bersifat non fisik dan tidak percaya pada pikiran yang terus berfungsi saat tubuh telah mati.
Posisi saya sendiri sudah jelas, yaitu materialisme. Bahwa pikiran kita dan proses mental sepenuhnya berlandaskan pada otak fisik, biologis dan material kita.

Ada beberapa pertanyaan untuk di jawab oleh orang yang mengambil posisi 2 dan 3 di atas.
1. Bila pikiran kita berdasarkan pada jiwa yang non fisik, supernatural, mengapa masalah-masalah dalam otak biologis berakibat pada gejala-gejala mental?
2. Kenapa gangguan jiwa (bila itu benar-benar penyebab dari masalah mental) berhubungan begitu konsisten dan kuat dengan  masalah fisik di otak?
3. Adakah dukungan ilmiah atau riset untuk menguji sebuah jiwa (roh) dan melihat apa yang salah dengan jiwa non materi tersebut?
Bagi posisi saya sendiri, saya data dengan percaya diri mengatakan kalau dunia ilmiah mendukung materialisme ini sepenuhnya. Hampir setiap hari penemuan di bidang neurology di buat yang memperkuat posisi 1 di atas. Anda bisa melihatnya di sciencedaily.com. Yang paling meyakinkan saat ini saya rasa adalah riset yang dilakukan Dr. Georgopoulos

Saatnya Pengadilan

Sebuah untaian awan yang saling rajut. Tampak dinding besar dibangun oleh batuan putih. Di tengah-tengah dinding ada sepasang pintu emas yang tertutup. Di kanannya ada sebuah singgasana berkilauan. Di situ duduklah seorang tua berambut dan berjanggut putih. Ia memakai mahkota berlian dan kakinya tertutup jubah putih panjang.

Ari Indra masuk dari kiri, mengucek-ngucek matanya. Ia memakai pakaian rumah sakit.

Indra  : Holy shit. Jadi dongeng itu benar!

Tuhan : Yap.

Indra menatap ke Tuhan

Indra : Silakan. Beritahu saya anda malaikat Ridwan dan buat saya bergembira.

Tuhan : Begini Profesor Indra. Setiap anak TPA lebih bisa menebak dari pada anda. Kenapa pula malaikat duduk di singgasana?

Indra : Engkau pastinya bukan Tuhan.

Tuhan : Saya Tuhan

Indra : Wow. Jadi antropomorfisme itu benar.

Tuhan : Oh, ini hanya bentuk sementara. Agar kita nyaman. Terutama anda. Saya bisa berbentuk api atau suara yang muncul dari angina. Tapi lebih baik kalau kita berdiskusi lewat konfrontasi face to face.

Indra : Konfrontasi? OK. Saya tidak keberatan sebelum di siksa abadi selamanya di neraka.

Tuhan : Disiksa di neraka? Tolong jangan langsung melompat ke kesimpulan. Beri tahu saya, bagaimana pendapatmu atas semua ini?

Indra : Patut di sesalkan. Dan cukup aneh. Awan, singasana, jenggot. Anda cukup kreatif.

Tuhan : Bukannya Maha kreatif?

Indra : Ya. Tidak sebanding dengan kekuasaanmu.

Tuhan : Anggap saja saya menghadirkan ini semua sebagai manifestasi imajinasi agama secara umum. Tapi ini bukan bentuk saya biasanya, saya bisa yakinkan anda. Sekear lelucon saya buat anda yang selama hidup menganggap agama secara umum itu konyol.

Indra : Anda tidak tampak seperti Sang Penggerak yang tidak bergerak dalam busana itu. Thomas Aquinas pasti kaget. Oh, sekarang, - Tuhan dengan selera humor. Saya mengharapkan yang lebih heboh sebenarnya.

Tuhan : Anda ingat bagaimana anda bisa sampai kesini?

Indra : Ya. Saya ingat waktu kecelakaan mobil. Dokter bilang kalau tengkorak saya retak. Saya ingat waktu di bawa keruang operasi. Sisanya seperti lelucon dalam film Shrek saat si keleai bilang, dangan dekati cahaya, jangan dekati cahaya! Tapi saya dekati dan masuki juga.

Tuhan : Anda cukup menarik saat akan meninggal. Anda mengatakan kata2 Christian huygens tentang tiada berartinya kita dibandingkan alam ini. Pertanyaan tentang dunia lain dari Albertus Magnus dan kata2 kalau pesta besar telah berakhir mengutip Shakespeare. Seperti anda lihat, profesor Indra, pesta besar kita baru saja dimulai.

Indra : Silakan tertawa. Saya rasa anda senang. Tapi kata2 mereka lebih indah darimu. Damn it, ini tidak mungkin benar. Anda tahu kan. Ini melanggar semua nalar. Tuhan yang mengusir manusia dari surga karena terlalu ingin tahu, yang memberikan agamanya sebagai rahmat alam tapi menghukum orang2 yang tidak beriman dengan neraka, semua atas nama hukum barbar yang ia buat yang mesti di ikuti - tidak, ini terlalu absurd.

Tuhan : What? Anda menuduh saya seperti fundamentalis yang merusak dan anarkis? Kelihatannya tidak adil.

Indra : Apa maksudnya anda moderat? Tuhan yang benar untuk semua agama? Well, orang2 liberal benar kalau begitu. Tidak masalah. Silakan moderat. Nalar mengatakan anda mustahil ada.

Tuhan : Sebagian filsuf tidak setuju.

Indra : Ya. Anda pernah punya beberapa pengikut cerdas. Tapi sekarang argumen2 mereka tinggal sejarah. Anselm dan Descartes bilang definisi tuhan yang sempurna menunjukkan ia ada. Tapi argumen itu juga benar untuk kura2 yang sempurna atau wanita yang sempurna. Aquinas, mengikuti Aristoteles, mengatakan nalar menunjukkan haruslah ada penggerak pertama, pencipta alam semesta yang menjaganya, tapi tidak ada yang salah dengan bukti ilmiah bahwa alam ini berdiri sendiri dan bergerak selamanya. Anda tidak akan mempertahankan argumen Anselm dan Aquinas bukan?

Tuhan : Tidak, profesor Indra. Tidak juga saya akan mempertahankan argumen kalau alam semesta ini tidak mungkin ada tanpa penciptaan. Walau saya akui, saya selalu suka yang itu.

Indra : Dalam kasus apapun, gagasan kalau alam ini diciptakan menunjukkan tuhan yang maha pengasih itu tidak ada. Hukum alam memang indah tapi kejam. Tidak ada tuhan yang maha pengasih mau membiarkan orang2 menderita.

Tuhan : Jadi kita tiba pada inti masalahnya.

Indra : Ya. Masalah moral. Bila alam ini diciptakan, maka sang pencipta itu malas atau bila tidak, pencipta yang sadis. Anda termasuk yang mana?

Tuhan : Buka kedua2nya saya harap.

Indra : Tapi andakan menciptakan dunia?

Tuhan : Ya, jelas. Begini, profesor Indra. Saya paham emosi anda sehingga cenderung hiperbola. Dan memang hiperbola. Bagaimana dengan keberatan yang saya berikan? Kebebasan itu yang terpenting pada segala dunia yang mungkin. Akan bertentangan bagi saya memberi umat manusia kebebasan mengelola alam, dengan disaat bersamaan, menjamin mereka tidak pernah memakai kebebasan itu untuk menyebabkan penderitaan.

Indra : Seperti yang anda tahu, itu bukan pertahanan yang cukup. Paling mungkin, itu menjelaskan penderitaan yang disebabkan manusia. Tidak berlaku untuk penderitaan akibat bencana alam, seperti penyakit, gempa dan tsunami. Dan saya tidak membenarkan alasan kebebasan itu. Kebebasan terlalu mahal, terlalu banyak korban. Bebas tidak menjelaskan penderitaan.

Tuhan : Tidakkah engkau merasa ketertarikanmu pada kebebasan atau paling tidak mengenali bahwa orang lain dapat? Tidakkah engkau merasa ini sebuah isu yang orang2 rasional dapat tidak saling setuju?

Indra : Mungkin. Tapi saya masih mengatakan kalau kebebasan tidak sebanding dengan penderitaan. Lagipula, masih harus dijelaskan tentang penderitaan yang disebabkan oleh peristiwa alam. Bila anda ingin membenarkan kalau itu sebagai sebuah hukuman buat penyalahgunaan kebebasan manusia yang anda berikan, maka saya katakan hukuman yang engkau berikan itu barbar.

Tuhan : Well, bagaimana dengan pertahanan kebahagiaan? Kebahagiaan itu baik, dan merupakan bahan yang harus ada di dunia terbaik yang mungkin ada. Dan gagasan kebahagiaan di dunia tanpa penderitaan itu kontradiktif. Mustahil menjadi berani kalau tidak ada bahaya, menjadi baik hati kalau tidak ada harganya, menjadi simpati tanpa seorangpun terluka sebelumnya.

Indra : Bahkan kalau saya setuju argument it, penderitaan masih terlalu banyak.

Tuhan : What? Tinggal tambah beberapa sendok makan lagi akan memuaskan dramamu?

Indra : Walau demikian saya tidak setuju argument itu. Itu membuat arti kebahagiaan itu berbalik. Ia membuat kebahagiaan itu baik, dalam dirinya sendiri. Namun refleksi menunjukkan kalau kebahagiaan itu baik hanya sebagai alat-alat untuk kegembiraan. Apa tujuan dari keberanan, kebaikan hati, simpati, jika bukan untuk mengangkat penderitaan? Membuat penderitaan agar simpati bias dating itu seperti menendang wajah seseorang supaya anda bias minta maaf padanya. Itu absurd.

Tuhan : Jadi kalau engkau ada di posisi saya engkau akan?

Indra : Membuat umat manusia senang. Dan membiarkan mereka senang.

Tuhan : Tapi kesenangan begitu kosong.

Indra : Bagi orang luar mungkin. Tapi untuk orang yang merasa senang, itu sudah cukup.

Tuhan : Dan engkau akan menciptakan sebuah dunia tanpa tantangan?

Indra : Ya. Sebuah dunia dimana tantangan itu tidak perlu ada.

Tuhan : Dan tantangan intelektual? Akan engkau buang juga? Perjuangan heroic yang menyakitkan demi keindahan dan pengetahuan?

Indra : Ya. Kalau mereka bertentangan dengan kesenangan.

Tuhan : Tapi memang demikian bukan? Lagian, bila kesenangan itu baik, maka segala yang lain akan berlebihan.

Indra : Yap.

Tuhan : Banyak orang akan melihat nilai-nilaimu dengan kening berkerut.

Indra : Ya. Saya paham itu. Kita bisa melihat ke masa lalu ke, katakanlah, piramida Mesir dan berpikir : Ini baik; inilah bukti kecemerlangan umat manusia. Tapi di lihat lebih dekat, terasa sakit yang dirasakan para budak yang dipaksa membangunnya, dan kita bisa lihat kalau itu salah. Seseorang tidak bisa dikatakan brilian bila orang-orang yang tidak ingin mesti menderita karena itu.

Tuhan : Betapa utilitariannya kamu!

Indra : Ya. Sedikit salah pengertian sih, tapi ya. Utilitarian itu benar dan engkau salah. Dan kita belum lagi membahas tentang neraka, walau saya yakin kalau kita, atau hanya saya saja yang akan masuk ke situ sebentar lagi. Neraka itu kekejaman yang tidak dapat diragukan lagi.

Tuhan : Engkau benar-benar ingin saya jadi fundamentalis yah? Neraka itu tidak ada, professor Indra. Pikiran untuk membuatnya pernah terlintas di pikiran saya, tapi tidak pernah saya tanggapi dengan serius. Pernah ada semacam Limbo, atau Hades dulu, tapi saya menyerah. Kini hanya ada surga saja.

Indra : Mengenalmu, itu pasti menyenangkan. Mungkin sholat shubuh, mandi air dingin dan wabah hitam berkala, agar kami tetap stabil.namun bahkan kalau itu menyenangkan, engkau masih punya banyak PR yang harus dijawab. Voltaire, Dostoevsky dan tak terhitung yang lain yang pandangannya saya terima. Mereka tidak akan digetarkan oleh ikan paus atau badaimu, seperti Yunus. Ivan Karamazov karya Dostoevsky itu benar : Sekali seorang anak menderita, dunia ini kacau, dan tidak ada apapun yang dapat membuatnya kembali benar.

Tuhan : Ngomong-ngomong Voltaire dan Dostoevsky ada di sini.

Indra : Ah! Saya pasti senang berdiskusi dengan mereka. Atau , kalau tidak mungkin, cukup mendengarkanpun boleh.

Tuhan : Agak sulit sih. Tapi kembali ke point yang anda dramatisir: Saya benar-benar bertanggung jawab atas dunia yang saya ciptakan. Dan saya tidak yakin kalau saya mesti membuatnya berbeda. Perjuangan untuk kebahagiaan, keindahan dan pengetahuan : Itulah yang saya pandang paling berharga. Walau saya akui, sebagai pihak luar, saya terbuka atas tuduhan kalau saya ini kurang punya rasa simpati. Walau begitu,saya rasa dunia ini menarik apa adanya. Saya akan terus memberikan rintangan.

Indra : Rintangan-rintangan- Ya. Seperti kaisar Romawi.

Tuhan : Terserah. Tapi anda utilitarian. Anda percaya dalam kesenangan tertinggi. Tidakkah kesenangan Tuhan yang Tak Terhingga engkau perhitungkan?

Indra : Jadi perjuangan akan berlangsung selamanya. Demi menghiburmu.

Tuhan : Bukan Cuma saya. Jangan lupa bahwa banyak orang yang tidak menerima nilai-nilaimu. Mungkin saya dapat membenarkan dunia sebagaimana adanya, sebagai dukungan buat mereka. Dalam kasus manapun, manusia dapat berjuang selamanya, namun tidak setiap orang. Perjuangan individual yang berlangsung selamanya akan kehilangan semua makna dan berujung pada keputus-asaan dan kebosanan. Maka harus ada sebuah penghargaan, sebuah hadiah

Indra : Tapi bagaimana anda dapat mengaturnya secara konsisten? Ada sedikit paradoks yang harus di hadapi orang beriman : Bila kebebasan dan kebaikan adalah kemanfaatan puncak, dan pada gilirannya memerlukan penderitaan, lalu bagaimana mungkin surga itu bisa menjadi tempat yang bebas dan baik secara sempurna? Atau, bila entah bagaimana tuhan dapat mengatur untuk menciptakan kebebasan dan kebaikan tanpa penderitaan, lalu kenapa tuhan tidak membuang penderitaan dari awalnya?

Tuhan : Seperti yang telah saya katakan, perjuangan itu bagus. Tapi tidak untuk selamanya. Jadi hasil akhirnya adalah kompromi antara nilai2 saya dan anda. Profesor Indra, dunia ini tidak seperti yang anda inginkan, an saya mohon maaf untuk itu. Saya tidak akan dapat meyakinkanmu kalau ini adalah dunia terbaik yang mungkin ada dan saya tidak ingin mencobanya. Namun semua yang dapat saya ambil darimu adalah, dalam kata2 pujangga saya, setetes waktu di lautan keabadian. Jangan terlalu memaksa saya. Waktu yang tersiksa adalah milikmu.

Tuhan menggetarkan tangannya, dan pintu yang paling ujung terbuka perlahan. Di dalamnya orang2 berpakaian pasien berjalan perlahan dan teratur. Indra mempelajarinya untuk beberapa saat.

Indra : Ekspresi mereka tidak berubah

Tuhan : Mereka selalu tersenyum, tentunya. Kenapa tidak? Mereka bahagia, damai. Ekstatik.

Indra : Tapi cuma ada orang dan awan. Dimana indahnya?

Tuhan : Dalam mata mereka. Atau tepatnya dalam pikiran. Saya dapat menciptakan pemandangan yang berganti2, misalnya menghiasnya dengan karya Raphael atau Donatello, nyanyian Mozart dan Beethoven, menyerahkannya ke plato dan shakespeare. Tapi itu tidak akan ada bedanya. Mereka bahagia sempurna sebagaimana mereka, dan yang lainnya tidak relevan. Mereka bahagia. Sebagaimana juga anda sebentar lagi.

Indra : Mereka bahagia?

Tuhan : Ya

Indra : Dan saya akan bergabung dengan mereka?

Tuhan : Yap

Indra : Tunggu dulu

Tuhan : Apa lagi tujuannya. Kita telah sampai pada kesepakatan. Saya rasa saya berhutang kesempatan untuk memahamimu dan saya juga berhutang sebuah penjelasan padamu - bahkan kalau anda tidak puas.

Indra : Disana sepertinya mati rasa

Tuhan : Seperti yang adna lihat tentunya. Tapi sungguh, perbedaan kita kesampingkan, ada banyak hal lain yang dapat kita lakukan. Atau anda memilih saya lenyapkan begitu saja?

Indra : Tidak

Tuhan : ya udah, kalau begitu. Ngomong2, saya katakan bahwa saya sangat menikmati diskusi kita. Tapi ada orang2 lain yang harus saya urus. Ini waktunya buat anda untuk masuk ke surga.

Indra : Tidak, tunggu!

Indra berbalik ke arah Tuhan dengan panic dan postur memohon. Tuhan menunjuk ke Indra. Tubuh Daeng membeku sejenak, lalu santai, tangannya lemas. Wajah Daeng menunjukkan ekspresi yang murni senang, namun statis.

Tuhan : Masuk Indra, masuk.

Indra berbalik dan perlahan berjalan masuk ke gerbang, yang kemudian menutup setelah ia masuk. Tuhan memandang penuh arti ke gerbang, dan bergemeng perlahan. Seorang gadis muda, Ceria, masuk dari kiri. Ia juga memakai gaun rumah sakit. Saat melihatnya, Tuhan dengan cepat merapikan jenggotnya dan mengambil postur yang gagah. Lalu ia tersenyum padanya.

Ceria : Oh Tuhan. Engkaukah itu?

Tuhan : Ya, Ceria.

Ceria : Oh Tuhan. Engkau tepat seperti yang aku bayangkan. Berarti engkau mendengarkan doa-doa ku.

Tuhan : Saya selalu mendengarkan.

Ceria : Dan Engkau mengampuni semua dosaku?

Tuhan : Ya.

Ceria : Akankah saya masuk surga?

Tuhan : Ya, Ceriaku. Surga itu milikmu.

Dengan satu gerakan Tuhan, gerbang kembali terbuka. Indra tampak berjalan di antara orang-orang di dalam.

Ceria : Oh Tuhan, mereka sangat bahagia! Oh, Terima kasih Tuhan! Terima kasih!

Tuhan : Berkatku untukmu Ceria.

Ceria berlari menuju gerbang. Sebelum tiba di sana, Tuhan menggerakkan tangannya dan gaya berjalan Ceria pun berubah, sama seperti orang yang lain. Ia masuk dan gerbang menutup. Tuhan menghela nafas panjang dan terlihat capek. Ia menatap ke atas.

Tuhan : Cukuplah untuk sekarang. Tempat ini membuat aku depresi juga.

Tuhan turun dari singgasanya dan mengambil beberapa langkah ke kanan. Ia berhenti dan melepas mahkotanya, melemparkannya ke atas singgasana. Ia keluar lewat pintu kanan sambil melepas jubahnya.

Di adaptasi dari naskah drama karya Thomas D Davis berjudul Surprise! It’s Judgement Day dalam Philosophy fictions, 1993.

Siapa yang lebih banyak mati

Theist mengatakan kalau orang2 selain agamanya (kafir) akan di hukum dengan azab yang mengerikan dari tuhan.

Berikut daftar 10 gempa paling mematikan dalam 100 tahun terakhir (1906-2006). Sumber : National Geographic.

No. (Tahun terjadinya) (lokasi kejadian) (Jumlah korban jiwa) (Keyakinan mayoritas korban jiwa)

1. 1908 Messina, Italia 70.000-100.000 Kristen

2. 1920 Provinsi Gansu, China 200.000 Ateis

3. 1923 Kamto, Jepang 143.000 Syinto

4. 1927 Qinghai, China 200.000 Ateis

5. 1932 Provinsi Gansu, China 70.000 Ateis

6. 1948 Ashgabat, Turkmenistan 110.000 Islam

7. 1970 Peru 66.000 Kristen

8. 1976 Tangshan, China 255.000-655.000 Ateis

9. 2004 Sumatera, Indonesia 220.000 Islam

10. 2005 Kashmir minimal 73.000 Islam

Total:

Kristen 136.000-166.000

Islam minimal 403.000

Ateis 725.000-1.125.000

Syinto 143.000

Ranking tewas terbanyak:

1. Ateis

2. Islam

3. Kristen

4. Syinto

Catatan:

Gempa2 di china disimpulkan mengenai kaum ateis. Kenyataannya tidak semua korban pasti ateis. Ateis merupakan posisi negara, bukan masyarakat. Kepercayaan rakyat cina sendiri beragam, dari tao, buddha, kong hu cu hingga politeisme dan animisme. Saya mengatakan ateis berdasarkan posisi pemerintah.

Sekarang bayangkan beberapa kemungkinan berikut:

1. Tidak ada tuhan

2. Hanya ada allah

3. Hanya ada tuhan kristen

4. Hanya ada tuhan syinto

5. Hanya ada tuhan yang

6. Semua tuhan ada dan berbeda

7. Semua tuhan ini ada termasuk tuhan Yang

8. Semua tuhan ini ada dan sama

Catatan:

Yang dimaksud tuhan yang adalah salah satu tuhan selain islam, kristen dan syinto. Bisa jadi ia ogoun dari yoruba, afrika, bisa jadi ia Akka dari finlandia atau bahkan mungkin Baal dari kanaan. Tuhan yang mewakili posisi agnostik. Mereka bilang tuhan ada tapi tidak dapat di pahami.

Analisis:

1. Tidak ada tuhan

Ini berarti gempa ini semua adalah gejala alam. Terjadi pada pertemuan dua lempeng atau patahan2 lempeng. Hanya saja prediksi untuk lokasi dan waktu terjadi gempa belum di pahami. Bila ini benar, kita seharusnta mendukung penelitian2 dan kalau perlu terlibat langsung di dalamnya untuk mengurangi dan bahkan menghindari adanya korban jiwa dalam gempa di masa datang.

2. Hanya ada Allah

Fakta bahwa korban juga terdapat dalam pihak islam menunjukkan allah adalah tiran. Seperti halnya para penguasa yang mengorbankan prajuritnya sendiri demi kemenangan. Total yang di bunuh allah dari non muslim dibandingkan dari muslim adlaah 1-1,4 juta : 0,4 atau antara 2,48 hingga 3,47 (semakin tinggi perbandingan, semakin kuat tuhan tersebut).

3. Hanya ada tuhan kristen

Seperti allah, tuhan kristen bukan maha pengasih. Ia mengorbankan 70-100 ribu umatnya sendiri. Perbandingannya 12,71 hingga 23,87

4. Hanya ada tuhan2 syinto

tuhan2 syinto (kami) adalah sederetan dewa dengan tugas2 khusus. Yang bertanggung jawab untuk gempa bumi adalah nai-no-kami. Mereka juga tidak maha pengasih dengan membunuh 143.000 umatnya sendiri. Perbandingannya 8,74-11,89

5. Hanya ada tuhan Yang

Tuhan Yang ini, entah tuhan agama mana, yang jelas bukan islam, kristen atau syinto, adalah yang paling pengasih dan penyayang. Karena ia tidak menghukum umatnya sendiri dengan gempa besar.

6. Semua tuhan ini ada dan berbeda

Tuhan kristen yang paling kuat kalau begitu. Skornya paling tinggi

7. Semua tuhan ini ada, termasuk tuhan Yang

Tuhan yang yang paling kuat kalau demikian. Skornya tak terdefinisi.

8. Semua tuhan ini ada dan sama

Buat apa disembah? Dia membunuh dengan gempa bumi siapa yang ia tidak suka. Dan tidak ada petunjuk yang jelas, bagaimana bisa kita disukainya. Bisa jadi ia suka tidak di sembah. Menjadi islam, kristen, syinto atau ateis bukan piihan. Tenang saja, masih ada daerah2 lain dengan kepercayaannya yang mungkin paling disukai tuhan. Bila kita lihat data statistik, australia adalah satu2nya benua yang tidak pernah di landa gempa. Well, jangan2 tuhan suka dengan orang aborigin. Maukah anda memeluk agama suku aborigin?

Kesimpulan

Anda mungkin lebih pintar dari saya, silakan simpulkan mana yang lebih mungkin. Toh anda sudah tahu mana pilihan saya.

Bagaimana cara jadi Atheist

Atheisme, dalam arti yang paling luas, adalah tidak adanya keyakinan pada keberadaan tuhan. Definisi ini termasuklah mereka yang mengatakan kalau tuhan itu tidak ada, dan mereka yang tidak membuat klaim apakah tuhan itu ada atau tidak. Sederhananya, siapapun yang TIDAK mengatakan “Saya percaya tuhan/dewa ada”, secara definisi, adalah atheist. Definisi lebih sempit dan umum, adalah sering hanya mengkualifikasi mereka yang mengatakan tuhan tidak ada sebagai atheist, melabelkan orang lain sebagai agnostik atau non theist.
Tidak ada ideologi tunggal yang sama di miliki semua atheist, tidak ada pula ritual terorganisasi atau perilaku yang harus di lakukan. Ada individu yang religius atau percaya pada spiritual dapat dikatakan pula atheist, walau mereka sendiri secara normal tidak mengatakan dirinya atheist.

Langkah-langkah

  1. Periksa keyakinanmu saat ini. Apapun yang dulunya kamu yakini, bila sekarang kamu sedalam2nya menemukan tuhan tidak ada, transformasi anda telah selesai. Tidak ada proses atau inisiasi untuk menjadi seorang atheist (kecuali mungkin kemunculan bagi orang lain). Bila anda dapat berpikir secara jujur, “Saya tidak percaya kalau tuhan itu ada”, anda telah jadi seorang atheist.
  2. Memahami apa yang atheisme tidak katakan.
    • Anda tidak harus percaya tuhan itu tidak ada (itu lebih mirip anti theisme). Sebagian besar atheist mengamati bahwa tidak ada bukti bahwa tuhan ada. Karena tidak ada bukti sah bahwa tuhan ada, mereka tidak melibatkan tuhan dalam pembuatan keputusan mereka.
    • Anda tidak harus menjadi anti agama. Sebagian besar atheiast, walau bewgitu, tidak menolak agama terorganisasi sebagaimana doktrin keyakinan sebagai tujuan bersama.
    • Anda tidak harus menulis kemungkinan tuhan, tidak pula kemungkinan fenmen yang tidak dapat di buktikan. Anda dapat mengetahui bahwa mereka mungkin ada tanpa harus memaksakan atau bertindak seolah mereka benar, atau mencoba meyakinkan orang lain bahwa mereka benar.
    • Anda tidak harus memeluk keyakinan tertentu. Atheisme bukanlah agama. Atheist mengantu beragam keyakinan dan pandangan, kesamaannya hanyalah ketiadaan keyakinan pada tuhan.
  3. Memahami bahwa anda tidak harus mengabaikan kebudayaan anda. Kebudayaan, tradisi dan kesetiaan tribal adalah penting bagi banyak orang, termasuk atheist. Dengan menyangkal keyakinan pada tuhan, kita tidak harus sepenuhnya memisahkan diri dari kebudayaan yang terkait dengan agama kita sebelumnya. Anda bisa ikut bersilaturahmi atau merayakan lebaran bersama keluarga. Perayaan hampir selalu ada dalam sebuah kebudayaan. Perayaan demikian dapat, dalam banyak kasus, masih penting buat para atheist karena nilai intrinsik — kebersamaan dan sosial, diantara yang lain. Kita dapat memberi selamat pada muslim, atau kristen saat hari rayanya.
  4. Ingatlah bahwa engkau bukan hanya orang satu2nya menemukan kesalahan dalam ajaran agamamu. Orang2 sepanjang sejarah telah melihat secara kritis keyakinan agama mereka dan menemukan kesalahan. Bila anda punya isu atau masalah, lihatlah secara jujur, dengan anggapan bahwa anda tidak akan di hukum karena mencoba mengetahui apa yang engkau sungguh2 yakini. Bila keyakinan agamamu sah, maka ia pasti akan bertahan atas masalah2.
  5. Pertimbangkan etika mu dan coba pahami dari mana mereka datang. Anda tidak butuh tuhan untuk menjadi bermoral. Atheist tidak lah amoral. Seperti banyak theist, banyak atheist menyumbang pada kemanusiaan dan hidup secara moral yang sama dengan theist. Perbedaannya terletak pada motivasinya.
  6. Belajar melihat dan tiba pada kesimpulan mengenai dunia lewat kacamata logika, ketimbang keyakinan. Metode Ilmiah secara universal diterima sebagai cara terbaik memahami dunia.
  7. Diskusikan dunia dalam konteks ini dengan atheist lainnya dan orang2 beragama. Ini akan membantu anda memahami mengapa anda memilih untuk menolak tuhan dan apakah atheisme itu benar bagi anda.
  8. Pelajari beragama bentuk theisme. Sementara kebanyakan atheist berpendapat bahwa theist mempunyai pernyataan positif (dengan demikian berarti theist memiliki beban pembuktian), adalah penting untuk memahami keseluruhan keyakinan anda sebelumnya begitupula keyakinan lain. Saat membaca artikel ini menyarankan anda mempelajari keyakinan anda, pertimbangkan juga keyakinan lain agar anda yakin dengan keputusan anda.
  9. Komunikasikan sudut pandang anda pada mereka yang penasaran. Jangan malu, namun jangan terlalu terlalu percaya diri. Coba bantu mereka memahami sudut pandang anda secara non konfrontatif. Walau demikian, anda dapat memilih untuk menyembunyikan sudut pandang anda bila jelas anda akan mendapat masalah karena ini dari masyarakat. Di beberapa negara, harga atheisme sangatlah tinggi.

Tips

  • Anda bisa membaca buku2 karya Daniel Dennett, Christopher Hitchens, Ayn Rand, Greg Egan, Sam Harris, Carl Sagan, dan Karen Armstrong. Mereka semua berhubungan dengan atheisme.
  • Perlakukan semua orang, termasuk umat beragama, dengan rasa menghargai, karena ini masalah sensitif. Merasa tidak nyaman dengan keyakinan orang lain mungkin hanya akan membenarkan pandangan negatif mereka pada nilai dan sistem keyakinan lainnya.
  • Jangan kuatir menunjukkan / berbagi nilai2 religius, atau kuatir menunjukkan kehadiran sebagai lawan seolah lawan dari agama. Sejauh anda merasa atheist, anda adalah atheist.

Warning

  • Bersiaplah untuk dipandang jelek oleh sebagian orang beragama. Banyak theist merasa keyakinan anda menyeramkan dan ofensif. Banyak atheist menderita secara sosial bahkan di ancam dengan kekerasan karena ini. Adalah penting untuk membicarakan gagasan2 anda, namun yakinkan untuk melakukan ini pada konteks yang wajar.
  • Anda akan menemukan sebagian teman tidak lagi ingin berkumpul dengan anda. Ini bukanlah teman yang sesungguhnya. Bila memang, tentu mereka mau menerima anda bagaimanapun keyakinan anda.
  • Orang beriman akan mencoba, kadang tanpa henti, mengajak anda memasuki agamanya. Mereka dapat gagal sepenuhnya memahami posisi baru anda. Pahamilah.
  • PELAJARI PENDAPATMU SENDIRI!! Jangan hanya menjadi atheist karena anda ingin, pelajari dan pikirkan mengenai masalah ini, apakah ia benar2 masuk akal atau tidak, lalu putuskan.

Mitologi Nusantara

Sebuah prasasti pada monumen syahid di Edinburg. “Dari Mei 1661 hingga Februari 1688, 18 ribu orang saling bunuh dan saling hancurkan karena sebab yang sama, di antaranya 100 orang bangsawan, tuan tanah, menteri dan lain-lain di hukum di Edinburg - mereka mati secara mulia demi Yesus.”

Tapi saya sangat tidak ingin memeluk agama bila ditekan dan di ancam akan di bunuh.

Dalam doktrin agama yahudi dan kristen, bahkan saya berdosa karena dosa Adam dan Hawa. Kenapa saya harus dihukum oleh perbuatan orang lain ribuan tahun lalu? Adalah lebih masuk akal bila doktrin ini adalah sebuah usaha primitif untuk menjaga keteraturan dalam masyarakat oleh penguasa. Dalam masyarakat beradab, ini seharusnya di atur lewat pikiran rasional dan disiplin diri.

Tuhan diciptakan untuk mengambil tempat tertinggi dalam pengaturan masyarakat. Dengan ancaman neraka, perbuatan-perbuatan yang merugikan masyarakat di anggap dapat di tekan. Di tambah dengan aturan hukum nyata, maka pemimpin politik mendapatkan lebih bnyak keteraturan lagi. Sebagian bertindak lebih jauh dengan hukum-hukum yang membatas kebebasan pribadi, seperti tata cara buang air dan sebagainya. Dengan demikian, kita bisa melihat pelanggaran kecil sebagai potensi untuk pelanggaran besar. Adalah konsekuensi yang sama mengerikan, bila doktrin yng sekuler dipakai untuk pembatasan pribadi seperti ini, contoh nyata adalah komunisme.

Agama yahudi, kristen dan islam percaya manusia tercipta dari Adam, yang diciptaan tuhan di surga dari tanah, dan Hawa, yang diciptakan dari tulang rusuk Adam. Sains percaya bahwa manusia tercipta dari evolusi primata. Batak toba percaya manusia diciptakan dari dewi yang menetas dari telur ayam ciptaan Mula Dyadi dan pria ciptaan langsungNya derngan wajah kadal dan kulit bunglon.
korowai
Di Nias, dipercaya pada awalnya hanya ada kegelapan dan kabut yang mengumpul dan menjadi mahluk tanpa lisan atau gerak, tanpa kpala, tangan atau kaki, lalu muncul sebuah pohon dengan tiga set buah dengan masing-masing berisi tiga biji, dari dua set pertama tercipta 6 mahluk dan set terakhir memunculkan seorang pria dan seorang wanita yang kemudian menjadi nenek moyang manusia. Orang Seram, Keo dan Tanimbar percaya manusia datang dari langit. Orang Bugis mengtakan manusia keturunan dari dewa langit dengan ke-enam istrinya dan suku Ifugao di Luzon, manusia juga keturunan Tuhan. Dari apapun manusia bersal, kita semestinya memajukan kehidupan di muka bumi demi kelangsungan anak cucu kita.

Tidak mungkin tuhan menurunkan wahyu-wahyu bertentangan di beberapa tempat lalu mengadu para pengikutnya, saling bunuh.

Percobaan paling sederhana namun mematikan untuk membuktikan tuhan tidak ada

Warning :
1. Taruhannya nyawa. Jangan coba2 bila anda belum siap
2. Jangan lakukan percobaan ini di depan orang ramai, terutama bila mereka theist. Anda bisa terbunuh

Langkah:
1. Berdiri tegak
2. Tunjuk satu jari ke atas
3. Katakan dengan lantang “KALAU TUHAN ADA, MAKA IA AKAN MEMBUNUH SAYA DENGAN PETIR SAAT INI JUGA!!!!”
4. Hitung sampai tiga “1…2….3″.
5. Percobaan selesai

Yasin

Ini surat yang biasa dipakai untuk memanjatkan doa untuk orang yang telah mati. Biasanya dibaca beramai2 3 hari setelah seorang muslim meninggal, 7 hari, 30 hari dan 100 hari.
Juga dibaca saat berziarah ke kuburan. Surat ini saat membacanya biasa dijadikan booklet tersendiri lengkap dengan bahasa indonesia dan tulisan latinnya.
Bhkan ada foto orang yang meninggal di covernya.
Dalam post ini kita tinjau isi surat yasin secara kritis. Buat muslim, tolongg kalau membaca yasin baca juga artinya dalam hati. Kalau anda sensitif anda saya rasa akan terharu. Saya sering menganggap saya sedang membaca puisi saat di undang yasinan hingga kadang menangis tersedu2.
Banyak yang bisa membuat saya terharu, kata2 yang mengerikan, cerita yang dramatis, orang2 yang hanya tahu membaca dengan lantang tapi tidak tahu artinya, orang yang telah meninggal, kebersamaan, rasa takut dan sebagainya. Teman-teman theist mungkin menganggap bahwa ini menunjukkan yasin benar2 firman tuhan yang membuat hati saya bergetar. Tapi asal tahu saja, saya juga terharu dan meneteskan air mata saat menonton platoon, titanic, 13 going 30, romeo and julit, mengikuti kegiatan pawai budaya, melihat matahari terbenam, mendengar lagu My Way, mendengar orang yang ikhlas menyumbang demi kemanusiaan, melihat pacar saya sedang tidur, menonton perayan 100 tahun kebangkitan nasional, dsb. saya seorang yang sangat sensitif. Kadang emosi lebih dominan dari nalar. Tapi untuk urusan pedoman hidup, saya rasa nalar harus di kedepankan. Anda bisa bayangkan betapa tersedu2nya saya saat saya meninggalkan islam karena nalar saya berteriak sambil menampar saya.
Yasin diawali dengan pernyataan kalau muhammad itu seorang rasul (ayat 3) dan manusia kebanyakan tidak beriman (ayat 7). Saya tidak tahu berapa persentasenya tapi ini pastinya sangat bnyak. Bisa anda bayangkan miliaran orang terbelenggu di leher sampai ke dagu dan ditutup tirai di belakang dan di depan mereka (ayat 8 dan 9). Begitu mengerikannya hingga saya bergidik. Yang seperti ini banyak di dalam Al Qur’an. Anda bisa maklum mengapa islam lebih keras dibandingkann agama lain. Well, kekerasann tidak menyelesaikan masalah kan?
Menarik kalau kita amati sekarang, orang2 yang tidak briman adalah penduduk negara2 paling maju di dunia. Norwegia yang merupakan negara dengan persentase athist terbesar, merupakan negara dengan income per capita tertinggi ke 9 di dunia, penangkap ikan ke 6 dan penguasa pelayaran ke 7. Islandia di urutan kedua adalah negara palngi maju dalam pertanian, pemilik traktor terbanyak, penghasil ikan terbesar di dunia, pembaca buku terbanyak, sirkulasi koran terbesar kedua, konsumsi protein terbesar, konsumsi ikn kedua, jumlah rumah sakit kedua terbanyak di dunia. Australia di urutan ketiga menghasilkan wool terbanyak di dunia. Azab yang dijanjikan (ayat 7) sepetinya tidak pernah datang pada mereka.
Jelas seklai mereka tidak menyembah tuhan padahal agama2 berdatangan mengabarkan tentang tuhan berkali2, seperti di analogikan di ayat 13-25. Saya tidak tahu apakah para pendakwah akan dilempari batu di sana, dan sepertinya tidak akan.
Ayat 31 memberikan peringtan pada contoh2 arkeologi di mana umat2 sebelumnya telah dibinasakan. Apakah kita tidak pernah belajar sejarah? Tentu saja. Kita melihatbnyak sekali peradaban muncul, berkembang dan binasa. Tapi tidak satupun kita temukan kalau mereka binasa karena sambaran petir (ayat 29).
Mereka binasa karena serbuan bangsa lain dan pemusnahan etnis. Aztec dimusnahkan enjajah spanyol, padahal untuk ukuran kekejaman, mungkin Aztec yang paling biadab di planet bumi ini. Setiap hari puluhan nyawa dikorbankan untuk dewa2 mereka di kuil dan piramida. Dan spanyol sendiri adalah penjajah yang sadis. Romawi barat hancur karena serbuan bangsa Visigoth. Peradaban Mahenjo Daro dimusnahkan Arya.
Satu hal yang mengecewakan saya adalah ayat 40. Jelas sekali ditunjukkan bahwa matahari dan bulan mengelilingi bumi di sini. Bahwa matahari tidak patut mengejar bulan. Well, kredibilitas yasin sebagai wahyu tuhan runtuh di tengah jalan. Bye bye.
Kemudian pengarang AQ bercerita tentang hari kiamat yang diawali dengan suara keras (ayat 49). Dengan adanya kondisi global yang tidak menguntungkan islam, mungkin beberapa fundamental akan berpikir tentang mempercepat datangnya kiamat seperti yang dilakukan zionis yahudi. Ini mengerikan.
Ayat 60 bicara tentang satanisme, pemujaan setan. Sepertinya pengarang AQ tidak dapat memahami kalau atheist ada di tengah2. Atau mereka menganggap atheist sudah pasti masuk surga.
Pengarang AQ tdak juga mengerti kalau kelak mansia tidak lagi memakai hewan untuk kendaraan dengan menulis ayat 72.
Ayat 78 menunjukkan ketidakpahaman pengarang AQ dengan siklus ekologi di alam. Tulang belulang yanghancur luluh bukannya tetap tinggl di dalam tanah, tapi ia akan di uraikan leh bakteri, dimakan cacing, cacing di makan ayam dan ayam di makan manusia. Dalam tulang belulang kita terdapat tulang belulang orang yang telah mati. Bagaimana bila dibangkitkan, tentunya membingungkan.
Yah, dmikianlah yasin. Tidak membuat akal saya terkesan.

10 Agama paling berbahaya di dunia

Warning:
1. Ranking yang saya buat buan berdasarkan pada ajaran dari agama atau keyakinan yang dimaksud tapi berdasaran tindakan orang2 yang mengatasnamakan sebagai penganut agama tersebut. Jadi kita bicara realita bukan konsep.
2. Yang dimaksud dengan agama disini adalah keyakinan sepenuh hati pada sesuatu. Sains misalnya percaya bahwa manusia mampu menguasai alam, komunisme percaya keadilan sosial dapat dicapai bila semua sama rata, pasar percaya bahwa uang adalah segala2nya, dan pasar saham percaya bahwa lewat pertaruhan bisa diperoleh kekayaan dan kesejahteraan.

So, inilah daftar saya :

1. ISLAM
Bukan hanya karena AQ memuat beberapa ayat mengerikan, tapi tida seperti kristen, dimana orang kristen tidak terlalu perduli dengan ayat2 injil yang lebih mengerikan lagi, sebagian orang islam benar2 menggunakan ayat2 AQ untuk mendukung bahaya yang mereka timbulkan. Daftar video di sini adalah menarik http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=23604

2. KOMUNISME
Stalin, dan Uni Sovyet serta Mao.

3. KATOLIK
Hitler dan sejarah gereja yang mengerikan. Gereja Vatikan lebih mirip sebuah kekaisaran, dari pada institusi menyembah TUHAN dari Ibrahim, Ishaq dan Yakub dan YESUS KRISTUS.
Penggunaan relasinya dengan penguasa ditambah lagi dengan Hitler, membuat agama ini paling berbahaya di masa Perang Dunia 2. Dengan begitu banyak tindakan keji sangat menari bahwa orang masih menghormati gereja vatikan. Di tambah lagi begitu banyak ketidak telitian di dalam Injil.

4. SAINS
Bom Atom dan senjata pemusnah massal

5. KRISTEN ORTHODOX RUSSIA
Pada masa tsar berkuasa, gereja orthodox menjadi pendukung pemerasan rakyat Russia hingga ahirnya terjadi revolusi merah terjadi yang menghabisi institusi ini dengan sadis.

6. PASAR
Agama uang membuat orang rela berbuat jahat untuk mendapatan uang. Emas dan pajak. Penyelundupan dan narkotika.

7.PEOPLE’S TEMPLE
Agama di mana pengikutnya mengikuti sang pemimpin Jim Jones dalam sebuah bunuh diri massal tahun 1978. 900 pria, wanita dan anak2 bunuh diri dengan meminumpotassium cyanide yang dicampur dengan sirup dan pupuk.

8. PASAR SAHAM
Seseorang bisa kehilangan seluruh uangnya bahkan miskin sejadi-jadinya.

9. YAHUDI
Keinginan mereka untuk mempercepat datangnya mesiah di timur tengah memperburuk konflik dan berpotensi perang nuklir.

10. BRANCH DAVIDIAN
Penyiksaan anak dan pelecehan terhadap wanita.