Allah maha memiliki segalanya. Nah, karena ia serba berkecukupan , ia tidak membutuhkan apapun, termasuk persembahan kita. Kenapa kita harus ruku’ dan sujud kepadaNya padahal kita tidak melakukan sesuatu yang salah?
Orang islam mengatakan kita menyembah Allah karena kita menginginkan pahala. Bayangkan ini, seorang pemimpin yang sangat kaya, kita datang dan memberinya uang receh seratus rupiah, dengan harapan dapat diberi tumpangan di mansionnya. Bukankah itu malah menghina. Allah itu sadis loh. Atau okelah, itu tidak menghina. Maka itu menjilat. See?
Atau kita menyembah allah sebagai ungkapan syukur. No way. Ada banyak cara lain daripada cuma ruku dan sujud yang tidak ada pengaruhnya bagi alam yang diperintahkan untuk dikelola dengan sebaik2nya oleh Allah. Lebih baik menanam satu pohon untuk setiap waktu sholat daripada mengerjakan sholat. Kelihatan jelas manfaatnya.
Sholat juga ada manfaatnya, sangat banyak. Secara fisik dan mental. Oh ya? Senam pagi juga banyak manfaatnya secara fisik dan mental. Apakah senam pagi ada dalam qur’an? Berpikir kreatif juga banyak manfaatnya secara fisik dan mental. Apakah itu di dorong dalam Qur’an?
Atau kita menyembah allah agar tidak terkena murkaNya. Loh, diakan tidak butuh di sembah. Ngapain juga. Lagian kita tidak merusak alam.
Atau kita menyembahNya karena ia menciptakan kita? Tapi kita tidak minta diciptakan di dunia penuh kejahatan dan ancaman seperti ini. Lagi pula kita tidak minta diciptakan koq. Mau2nya Allah menciptakan kita.
Atau kita menyembah karena ingin mendapatkan surga? Seharusnya Allah tidak bisa dibodohi kan?
Apakah Allah itu ingin selalu dipuaskan dengan sembah-sujud kita? Itu berarti Tuhan yang memerlukan sesuatu. Maka ia tidak maha memiliki.
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar

klo saya baca2 nih…Sebenarnya Anda itu sangat tertarik dg Islam, karena yang Anda sorot selalu saja Islam, khususnya Allah.Setiap makhluk, termasuk manusia punya keterbatasan.Salah satu contohnya manusia (dan saya yakin seyakin2nya bahwa sesuperpower2nya Anda) tak akan mampu melawan ajal yang kelak akan datang menjemput).Karena punya keterbatasan adalah sifat makhluk, maka pikiran makhluk pun ada batasnya (tak akan pernah,will never ever sempurna).Jika ada sebuah benda, misalnya buku, yang ada di tengah 4 orang yang sama2 belum pernah melihatnya, jika kita menanyakan pada keempat orang tsb sy yakin jawabannya tak ada yang bisa mendeskripsikan benda tsb dgn sempurna.Orang yg hanya melihat sampul depan hanya bisa mendeskripsikan sebatas sampul depan, yang dari sisi samping kanan juga terbatas sebatas yang dia lihat, pun yg dari sisi samping kiri dan yg dari balakang, hanya sebatas yang dia lihat, tanpa mampu menjelaskan sisi lain yang dia tak mampu melihatnya.Itu baru dari kulit buku, belum lagi isinya, keempat2nya bahkan tak tahu sama sekali.Siapa yang tahu dg sempurna buku itu? Yup, dialah Sang Pencipta buku.Dia tahu mulai cover, daftar isi, isi, index, dll sampai sedetil2nya, warna maupun isi tulisan. Itu semua menunjukkan bahwa kita adalah makhluk yang lemah, makhluk yang terbatas.Terbatas dalam hal apa pun, termasuk terbatas dalam berpikir.Siapa yang bisa tahu sempurna semua hal?Sang Pencipta.Jadi krn kita terbatas, apa yang Anda pikirkan “baik” belum tentulah baik yang sesungguhnya, sebaliknya apa yang anda pikirkan “buruk” belum tentulah buruk yang sesungguhnya.Siapa yang tahu hakikat kebenaran?Siapakah yang tahu hakikat dunia yang sesungguhnya?Bahkan hakikat akhirat kelak (sebuah dunia yang tak mampu dijangkau otak secara langsung?). Dialah Sang Maha Pencipta.Sepandai2 kita tak akan mampu melawan ajal yang ditetapkanNya.Berapa banyak dokter yang telah meninggal? Pun sebuah respirator yang membantu nafas pasien mati batang otak pun ada masa kadaluwarsanya alat, ada saatnya alat ini tak akan mampu bertahan, sehingga sewaktu2 dapat berhenti.Pasien yang mampu membayar respirator yang mahal pun ada saatnya kehabisan uang utk membayar alat yang mahal ini.Jadi Anda sangat terbatas, pun dengan saya, sa…ngat terbatas. Tak layak kita menantang Allah..Cobalah untuk beljar lebih banyak lagi agar yang Anda pikirkan tak stagnan di situ.Setiap katak akan mengatakan bahwa danaunyalah yang paling indah.Padahal di luar sana masih banyak danau2 yang jauh lebih indah.Keep fighting my Bro or Sis, try to find the truth…And smile in Allah..