Islam punya setumpuk penjelasan yang tidak memberikan satupun bukti atas klaimnya. Lihat saja:
- Tanda-tanda kebesaran Allah terdiri atas segala sesuatu di alam semesta ini.
- Dialah Yang Maha Perkasa.
- Segala sesuatu di alam semesta ini dapat direkam oleh ‘Kitab’ lauh mahfuz.
- Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah” maka terjadilah ia.
- Kita diciptakan Allah penuh dengan Cinta
- Dalam diri kita selalu ada bisikan-bisikan malaikat yang menuntun kita
- Malaikat sudah wanti-wanti kepada Allah ketika akan diciptakan Manusia
- Manusia Yg Diciptakan ALLAH Sungguh AMAT BAIK
- Rezeki itu sudah diatur oleh Allah.
- Allah tidak memiliki penyebab dan tidak diciptakan – Allah berada begitu saja
- Cinta Allah kepada semua makhluk, begitu sempurna.
- Tiada Tuhan selain Allah
- Allah SWT, Dzat Yang Maha Sempurna.
- Penglihatan ALLAH bersifat mutlak, tidak terhalang oleh apa pun.
- Yang Maha Bisa Berbuat dan Maha Bisa Melakukan segala sesuatu hanyalah Allah,
- firman-Nya yang Maha Sempurna
- Allah mendengarkan orang yang memujiNya.
- Allah s.w.t. mengarahkan kita agar mengikut Nabi s.a.w. dengan ilmu, bukan taqlid,
- kita sedang berada dalam perperjamuan Allah Swt
- kita berdoa agar Allah melimpahkan rezeki kepada kita
- kita harus mematuhi hukum yang telah Allah SWT buat.
- Allah mengirim nabi2 utk membimbing umat manusia
- tiap bangsa punya nabinya sendiri
- kedudukan Roh Kudus sebagai sarana Allah dalam mengirim firmannya kepada manusia
- Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir,
- Islam adalah agama yang sempurna
- Nabi Muhammad saw menerima wahyu dari Allah berupa ayat-ayat Quran
- Nabi Muhammad menerima wahyu Ilahi ketika bermeditasi di Gua Hira
- Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya pada tahun 610 M
- Quran kini keluar tanpa cacat dan ragangan sejarah dapat diselamatkan.
- Nabi Muhammad SAW suci dari segala aib dan tiada cacat apa pun
- Jika iman kita tidak dapat diterima oleh akal, maka iman itu cacat
Masing2 bisa dijadikan alasan untuk tidak mempercayai islam. Mungkin hampir seluruh isi Qur’an adalah keyakinan tanpa fakta dan bukti sama sekali, belum lagi dalam hadist.
Umat Islam tidak peduli apakah ayat2 tersebut salah secara ilmiah dan sejarah, mereka ingin semua ayat itu benar. Bila terbukti salah, mereka akan mengatakan ada maksud tersembunyi, atau itu hanya perumpamaan. Saat terbukti benar, mereka bersorak mengatakan itu bukti keagungan Tuhan. Lihat betapa munafiknya itu.
Di satu sisi umat islam menjelek2kan agama kristen sebagai tidak ilmiah dan tidak masuk akal, disisi lain mereka tidak mau menerima kritikan yang senada dari agama lain. Jangankan agama lain, dari umatnya sendiri saja sudah begitu anarkis. Lihat saja nasib Ahmadiyyah.
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
