Dalam kapita selekta kedokteran FKUI hal 196 dibahas tentang schizoprenia dengan sangat detil.
Schizoprenia adalah perubahan pribadi seseorang secara konsisten dan totalitas dimana ia mengalami manifestasi klinis paling tidak satu di antara ciri2 berikut:
- Pikirannya bergema berulang2 terus dalam kepala
- Perasaan kalau pikirannya diambil oleh kekuatan lain
- Perasaan kalau kekuatan lain yang hebat masuk dalam diri kita
- Isi pikiran tersebar keluar tanpa kendali
- Perasaan kalau dirinya dikendalikan oleh kekuatan asing yang lebih besar
- Perasaan kalau dirinya dipengaruhi oleh kekuatan asing yang lebih besar
- Perasaan kalau dirinya tidak berdaya atas kekuatan asing dari luar yang lebih besar
- Perasaan mengalami mukjizat
- Halusinasi adanya suara asing yang berkomentar pada perbuatannya
- Halusinasi suara sekelompok pikiran asing yang mendiskusikannya
- Halusinasi suara yang muncul dari anggota tubuhnya
- Halusinasi kalau ia mampu mengendalikan cuaca
- Merasa bercakap-cakap dengan alien
Dari 13 manifestasi klinis ini, 7 diantaranya adalah gejala yang di alami para nabi. Silakan saudara ambil contoh dari nabi yang paling anda kenal, anda akan temukan kalau ia mengalami:
- Perasaan mengalami mukjizat (Delusion of Perception)
- Halusinasi kalau ia mendengar suara dari apa yang ia sebut “Tuhan” dalam bentuk wahyu (Halusinasi Auditorik)
- Halusinasi adanya suara asing yang berkomentar pada perbuatannya, misalnya malaikat atau tuhan(Halusinasi Auditorik)
- Halusinasi adanya kekuatan besar yang mengendalikannya (Delusion of Control)
- Perasaan kalau pikiran kekuatan lain yang hebat masuk dalam diri kita (Thought Insertion)
- Perasaan kalau dirinya dipengaruhi oleh kekuatan asing yang lebih besar, misalnya Tuhan (Delusion of Influence)
- Merasa bercakap2 dengan malaikat, tuhan atau mahluk imajinatif lainnya.
Schizoprenia disebabkan oleh faktor genetika dan biologis. Misalkan kalau ayahnya schizophrenia, mungkin anaknya juga akan schizo (contoh Ibrahim dengan ishak atau Yusuf). Selain gangguan yang nyata pada system limbic, korteks frontal, dan basal ganglia di otak dalam bentuk pelebaran sulkus, fisura, serta ventrikel lateral III dan IV, perubahan asimetri hemisfer otak besar, dan gangguan densitas otak serta aktivitas dopamine otak yang berlebihan. Juga telah ditemukan kalau kadar 5 HIAA (5-hydroxyindoleacetic acid) dalam darah, urin dan cairan serebrospinal penderita schizo lebih rendah dari manusia normal.
Jadi coba pikirkan, apakah schizophrenia itu keajaiban atau bukan?
Apakah tuhan, malaikat dan mahluk ghaib itu ada, bukannya manifestasi dari gangguan syaraf dari orang yang merasakannya?
Apakah anda telah menjadi korban dari keyakinan buta terhadap ucapan2 seorang schizo dari masa lalu, yang dengannya anda tega membunuh, merusak, menghancurkan demi membela ucapan orang itu?
Apa jadinya kalau semua orang di dunia adalah schizo kecuali anda sendiri (walau ini hampir mustahil mengingat pribadi schizo tidak menguntungkan secara evolusioner)? Apakah anda dikatakan cacat mental atau dikatakan sebagai manusia normal yang harus di contoh?Apakah anda akan mengaku nabi yang mengetahui dunia nyata?
Btw, warning buat orang yang merasa akan bangkit dari kubur, ntar di padang masyhar anda dipastikan schizo, karena anggota tubuh anda akan berbicara melaporkan semua amal perbuatan kalian di hadapan tuhan.
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar

hahah, sumbernya kapita selekta. bukan buku ilmiah tuh, bagi anak kedokteran cuma jadi buku dewa tapi gak diakui. lagipula yang buat itu mahasiswa, yang sekarang udah jadi dokter sih. lagipula udah 12 tahun lebih, udah gak up to date, kalau di forum ilmiah sih bisa dibilang ketinggalan jaman