Jika Atheis Bersalah

Saya orang yang jarang membaca koran, palingan koran hari minggu dan yang di lihat2 bagian sasinstek dan religi. Kali ini saya cukup unya waktu luang untuk membuat review cepat pada rubrik religi sebuah koran terkenal. Saya sering membayangkan, kapan ya atheisme ada di salah satu kolom mingguan bagian religi atau punya koran sendiri. Well, anyway saya akan sistematis disini. Mungkin saya akan jadikan kebiasaan ini setiap bulan. Bad dapat nilai -1, Good dapat nilai +1.
A. HINDU
Judul : Pemujaan Saraswati
BAD:
1. Pagi hari setelah ritual, menhaturkan puji syukur ke Hyang Saraswati meminta kebijaksanaan dengan cara menikmati nasi Pradynan.
Repot. Lagian gimana kalau gak ada beras. Kenapa juga berdoa harus dilakukan dengan makan2.
2. Mohon air suci setelah persembahan sesaji sebelum sembah Hyang.
Air suci? Bagi saya air suci adalah air mineral.
3. Mempersembahkan penyeneng dan sajian sambil mengucapkan mantera
Ouch. Sesajennya lebih baik buat orang miskin saja. Lebih realistik.
GOOD:
1. Dewi Saraswati sebagai maha guru sejati memiliki kasih sayang yang universal yang menghapuskan segala kegelapan pikiran dan kekhilafan jalan hidup.
Saya senang kata2 “Kasih sayang yang universal itu.” Jadi saya yang atheist ini jugadapat kasih sayangnya.

Nilai Total = -2

B. BUDDHA
Judul : Nilai dan Budaya
BAD:
1. Nilai mengenai standar keimanan yang menentukan siapa kita, bagaimana kita hidup dan bagaimana memberlakukan orang lain.
No, nilai lebih luas cakupannya. Ada nilai ekonomi, pendidikan dan lain2. Tolong jangan di samakan semuanya.
2. Nilai Paramita memiliki salah satu unsurnya nilai cinta kasih yang tulus seperti ibu pada anaknya.
Bukan maslah cintanya sih, cuma saya kecewa karena nilai paramita tidak di sebutkan semuanya. Sayakan pengen tahu apa sja isinya.
3. Dalam Dhammapada 20 tertulis “Walaupun seseorang membaca 1000 ayat kitab suci, tetapi tidak menjalankan ajaran dengan baik, maka bagaikan penggembala sapi yang hanya dapat menghitung sapi2 yang digembalakan orang lain, ia tidak akan memperoleh manfaat kehidupan suci.”
Analogi yang gak pas saya rasa. Kenapa ayat di ibaratkan sapi, dan mansuai sebagai penggembalanya? Apakah artinya ayat-ayat bisa di manipulasi oleh manusia?
4. Selain nilai etika dan moral, agama merupakan sumber nilai dalam memahami spiritualitas.
Sumber nilai untuk memahami spiritualitas justru membuat agama menjadi cenderung tidak toleran.
5. Nilai moralitas merupakan keyakinan terhadap perilaku yang benar dan berdampak positif bagi yang menjalankan maupun bagi orang lain.
Bagaimana dengan kasus euthanasia kalau begitu?
6. Norma berarti aturan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, sekaligus ukuran kelakuan.

Bahasanya tidak tepat. Seharusnya alat untuk mengukur kelakuan.

GOOD:
1. Tingkatan adat di bawahnya berturut2 menjadi lebih konkret, dari norma hukum hingga aturan2 khusus
Saya senang kalau lebih ke kebudayaaan. Akhirnya setelah pembahasan sosiologi yang berkepanjangan.
2. Setiap agama tidak mengajarkan membunuh, mencuri, berzina, berdusta dan narkotika
Penekanan yang bagus, mengingat saya hanya dapat menyangkal satu yaitu ‘membunuh’ itu.
3. Keimanan merupakan sebuah nilai karena mempengaruhi perilaku seseorang yang dapat menguntungkan bagi yang mempraktekannya maupun yang terkena akibatnya.
Nah, sekarang baru betul. Nilai bukan cuma keimanan doang.
4. Ajaran Buddha bukan semata2 ajaran teoritis tapi juga ajaran praktis.
Yup, setuju banget
5. Unsur kemanusiaan merupakan salah satu kriteria kebenaran agama.
Hell yEsss!!
6. Puasa atthasila, tidak makan dan minum dari jam 12 siang sampai 6 pagi.
Keren juga. Sahur jam 11 siang.
7. Nilai budaya bersifat abstrak dan luas ruang lingkupnya.
Saya suka ada kata abstrak di situ.
8. Puasa atthasila dilakukan tanggal 1, 8, 15 dan 22 atau 23 tiap bulan
Tanggal 1 puasa. Bagus juga, secara tanggal 1 kan gajian, cenderung foya2 tuh.

Total Nilai = +2

C. KATOLIK
Judul : Kemerosotan Akhlak

BAD:
1. Masyarakat ribuan tahun lalu tidak jauh bedanya dengan masyarakat kita sekarang
Oh, Please. Jauh banget kaleee
2. Pemimpin masyarakat ribuan tahun lalu tidak jauh bedanya dengan kita sekarang
No. Sekarang kita punya demokrasi.
GOOD:
1. Keadaan ini masih terjadi pada skala yang berbeda dari masa lalu.
OK. Artinya berbeda khan.
2. Dalam Mikha 7 ayat 2 dikatakan “Orang shaleh sudah hilang dari negeri ini, dan tiada lagi orang yang jujur di antara manusia”
Menggambarkan nabi Mikha sebagai tukang protes. Bagus.
3. Tali persaudaraan dan kekeluargaan telah rusak pada zaman nabi Mikha.
Pantas saja ia protes.
4. Syukur kalau hl itu tidak terjadi lagi
OK. Sekarang jauh lebih baik kan?
5. Suara nabi itu tetap bermanfaat bagi kita untuk kita renungkan
Benar sekali
6. “Jagalah pintu mulutmu terhadap perempuan yag berbaring di pangkuanmu!” (Mikha)
Jaga nafsu y nabi. Setuju saya. Kita harus cool.
7. Tugas kita sekarang memperbaiki masyarakat agar lebih baik lagi.
Setuju bnget.
8. Kita mulai mengubah perilaku diri sendiri
Setuju banget
9. Ancaman nabi Mikha pada orang-orang muafik yang di ibaratkan tumbuhan berduri
Analogi yang sangat pas. Nabi Mikha lebih pitar membuat analogi dari pada Buddha
10. Aapkah akhlak kita telah merosot? Kita sendirilah yang bisaa menjawabnya.
Setuju banget

Total Nilai = +8

D. KONGHUCU
Judul : Harmoni

BAD
1. Kong hu cu berkata dalam kitab Lun Yu, kalau nama keliru, segala sesuatu menjadi keliru dan kacau
Wah, berlebihan sekali. Ini isi kitab suci lho.
GOOD
1. Memperbaiki nama berarti memperbaiki perilaku dana kinerja
Nah, ini baru benar. Kenapa gak ditulis begitu sja sih di kitab suci.
2. Tiap hari orang perlu memperbaiki perilaku dan kinerja
Benar banget
3. Kong Hu Cu pada kesempatan lain berkata hanya jika setiap orang berperan sesuai posisinya, masyarakat akan harmonis
Setuju banget
4. Harmoni adalah salah satu kunci ajaran Kung
Bagus kalau begitu
5. Harmoni memang merupakan sebuah kebutuhan dasar
Yup. Setuju.
6. Harmoni bukan ada dengan sendirinya tapi musti di upayakan
Hell, yesss!!!
7. Buku Mana Religion karya John Noss menjelaskan memperbaiki nama adalah membuat hubungan, tugas dan lembaga selaras mungkin dengan makna idealya
Mengutip sarjana barat. Keren.
8. Kitab ajaran Kong Hu Cu yaitu Lun Yu, Ta Hsueh, Chung Yung, dan Meng Tse, dipelajari di banyak seminari teologi eropa dan amerika
Keren banget tuh.

Total Nilai = + 7

5. PROTESTAN
Judul = Kita dan Doa-doa

BAD
1. Kadang-kadang kita sendirilah yang paling tercengang jika permintaan doa kita terkabul
Sepertinya bahkan pemeluk protestan pesimis pada doanya sendiri
2. Kita seharusnya memohon kepada Allah agar roh kudus menimbulkan keinginan suci dalam hati kita
Ha? Kenapa harus memohon keinginan lalu keinginan tersebut kita mohon terkabul? Tidak efektif
3. Tidak ada doa yang benar-benar yang mengintrospeksi diri sendiri
Benar tidak saya menginginkan ini? Tuhan tolong tunjukkan atau pikirin sendiri?
4. Mau tidak mau, kita adalah bagian dari suatu masyarakat
Tarzan nggak
5. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi sesaat di depan kita
Belum tentu
6. Godaan besar dalam doa adalah meminta hal-hal yang kita anggap harus kita minta
Sama dengan point 2 dan 3

GOOD
1. Dalam hati kita harus ada kejujura penuh terhadap diri sendiri
Benar
2. Banyak di atara kita yang seumur hidupnya lebih suka lari dari kenyataan dari pada menghadapinya
Setuju
3. Kita begitu sering berdoa seolah-olah tidak ada hal lain yang penting kecuali diri sendiri
Tepat
4. Banyak orang terlalu sering berdoa
Hell, yes
5. Bahaya doa adalah bahwa seara sangat tepat kita meminta, tanpa keinginan untuk menerimanya
Hoaaa. Baru kali ini saya dengar ulama berkata tentang bahaya doa
6. Kita harus secara spesifik mengucapkan satu persatu pemberiannya dan mengucapkan terima kasih
Saya setuju bagian bersyukur itu. Sangat baik bagi jiwa

Total Nilai = 0

6. ISLAM
Judul = Haji dan Umrah

BAD
1. Naik haji sekarang antri, memakai daftar tunggu
What. Anda protes kalau antri. So anda gak mau di atur dong. Please. Di masa depan jumlah umat islam akan bertambah banyak dan antrian semakin panjang. Anda ingin alokasi dana dari pemerintah untuk loket haji. Bagaimana dengan pesawat? Anda mau negara bangkrut
2. Berangkatlah umrah, saat ada uang, kalau tidak menyesal
Subjektif. Anda bahkan mungkin akan bersyukur bila ternyata pesawat yang akan embawa anda umrah itu jatuh
3. Pengalaman Abd ibn Mubarak yang bertemu dua orang malaikat saat tidur di mekkah saat ibadah haji
Halusinasi. Baca the God Effect.

GOOD
1. Kisah seorang miskin yang menangis karena telah memasak bangkai keledai demi keluarga yang kelaparan sehingga menolak memberi makan tamunya, Abdullah ibn Mubarak
Tindakan yang sangat etis. Saya juga terharu. Hiks.
2. Kisah seorang miskin yang meminta uang pada syeikh Abu Yazid al Bustami, hingga ia tidak jadi berangkat haji
Tindakan yang baik sekali dari kedua pihak. Lebih penting untuk sosial daripada pribadi.
3. Kisah Sufyan al Tsauri yang memberikan pahala 40 kali hajinya kepada pemuda yang mengeluh tidak bisa naik haji
Sangat-sangat terpuji sekali.
4. Ka’bah yang berlari menyambut Rabiah al Adawiyah yang datang dengan kerinduan (niyaz)
Saya senang karena peristiwa ini sangat lucu kalau di bayangkan
5. Tidak perlu banyak bekal menuju baitullah dan sang pemilik rumah
Tepat sekali

Total Nilai = +2

Skala ketertarikan agama saat ini:
Katolik = +8
KongHucu = +7
Buddha/Islam = +2
Protestan = 0
Hindu = -2

Nilai ini akan saya kumulatifkan pada review2 selanjutnya yang di buat setiap awal bulan dan di publikasi tengah bulan, sehingga saya bisa memutuskan mau jadi agama apa bila suatu saat menjadi atheist terbukti salah.

1 Komentar

  1. Dah segera jadi katholik aja bung… Daripada menjelek2an agama terus, gak ada habisnya bung.
    Gitu aja kok repot


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar